SEKILAS INFO

  • 11:45 AM Wednesday 8th September, 2010
  • Komentar: ''PERMASALAHAN yang ada di sekitar birokrasi Indonesia tampaknya cukup banyak dan kompleks. Mulai praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), rendahnya tingkat efisiensi, efektivitas dan produktivitas, hingga minimnya pelayanan masyarakat. Padahal, begitu besar tumpuan diharapkan kepada birokrasi. Standar yang Active Imageharus melekat kepadanya juga cukup tinggi, baik nasional maupun internasional.
  • Komentar: ''BIROKRASI jangan dilihat secara parsial. Birokrasi harus dilihat secara komprehensif. Baik struktur, proses yang dibangun, program hingga sumber daya manusianya. Negeri ini mau apa. Membangun negara yang besar, tidak mungkin dengan sentralistik. Tapi melalui otonomi daerah (otda). Ini manajerial. Begitu kita berpikir otda, maka struktur di pusat harus dengan piramida. Bukan piramida terbalik lagi. Organisasi di pusat harus menciut, sedangkan daerah membesar.
  • Komentar: ''SAYA mau menyoroti kondisi birokrasi Indonesia di bidang sumber daya manusia (SDM). Untuk membentuk SDM aparatur, harus dilengkapi infrastruktur yang penting. Pertama, mengenai standar kompetensi jabatan. Ini yang hingga kini masih belum dibangun. Standar kompetensi jabatan yang seyogyanya disusun masing-masing instansi pemerintah tidak pernah dilaksanakan.

Advertisement


Home arrow Artikel arrow Berita Terbaru arrow 'PENGAWAL' REFORMASI BIROKRASI
'PENGAWAL' REFORMASI BIROKRASI PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Saturday, 12 June 2004
PERMASALAHAN yang ada di sekitar birokrasi Indonesia tampaknya cukup banyak dan kompleks. Mulai praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), rendahnya tingkat efisiensi, efektivitas dan produktivitas, hingga minimnya pelayanan masyarakat. Padahal, begitu besar tumpuan diharapkan kepada birokrasi. Standar yang harus melekat kepadanya juga cukup tinggi, baik nasional maupun internasional.
Untuk itulah, Institut Reformasi Birokrasi didirikan. Setelah ide ini dicetuskan Chairman Jawa Pos Group Dahlan Iskan beberapa waktu lalu, kini terbentuk lima orang sebagai tim steering committee. Mereka adalah para tokoh ahli dan punya pengalaman konkret di bidangnya. Artinya, mereka pernah jadi birokrat, punya ide-ide besar reformasi birokrasi, tapi tak berdaya ketika hendak menjalankannya. Tentu salah satunya juga yang ahli meski tidak pernah terlibat di dalamnya.
      Mereka adalah Dr Ir Siti Nurbaya Bakar MSc (Sekjen DPD RI), Hardijanto (dosen STIA-LAN Jakarta), Son Diamar (Tenaga Ahli Menteri Bidang Otda Bappenas), Dr Ir Mohammad Jafar Hafsah (Komisaris Utama PT Perkebunan Nusantara VI (Persero), Jambi, Sumatera Barat), dan Prof DR Eko Prasojo (pakar administrasi negara UI). Lantas, apa kata mereka tentang reformasi di tanah air? Apa yang akan mereka lakukan di lembaga ini? Berikut ini penuturannya kepada wartawan Indo Pos, Ariyanto. Untuk itulah, Institut Reformasi Birokrasi didirikan. Setelah ide ini dicetuskan Chairman Jawa Pos Group Dahlan Iskan beberapa waktu lalu, kini terbentuk lima orang sebagai tim steering committee. Mereka adalah para tokoh ahli dan punya pengalaman konkret di bidangnya. Artinya, mereka pernah jadi birokrat, punya ide-ide besar reformasi birokrasi, tapi tak berdaya ketika hendak menjalankannya. Tentu salah satunya juga yang ahli meski tidak pernah terlibat di dalamnya.
      Mereka adalah Dr Ir Siti Nurbaya Bakar MSc (Sekjen DPD RI), Hardijanto (dosen STIA-LAN Jakarta), Son Diamar (Tenaga Ahli Menteri Bidang Otda Bappenas), Dr Ir Mohammad Jafar Hafsah (Komisaris Utama PT Perkebunan Nusantara VI (Persero), Jambi, Sumatera Barat), dan Prof DR Eko Prasojo (pakar administrasi negara UI). Lantas, apa kata mereka tentang reformasi di tanah air? Apa yang akan mereka lakukan di lembaga ini? Berikut ini penuturannya kepada wartawan Indo Pos, Ariyanto.
Comments
Add New Search
Insan Kamil  - Adm. Engineer (S1. S2 cand)   |125.166.214.xxx |2009-08-23 12:19:51
Alhamdulillah, saya bersyukur sekali ada pihak yg secara serius ingin adanya
reformasi di lingkungan birokrasi.

Dalam reformasi birokrasi hendaknya juga
jangan hanya melibatkan pakar pakar, ahli ataupun para mantan birokrat masa
lalu, ajaklah para korban dan para pelaku usaha gurem yg sangat sulit sekali
mendapatkan layanan birokrasi maksimal, hal ini saya alami sendiri, spt. saya
harus menangis untuk mendapatkan PKP (perusahaan Kena pajak)karena begitu
lama...!!!, dan berbagai usaha apapun saya lakukan namun tidak berhasil gagal
total. akhirnya saya lupakan perusahaan itu, mungkin karena kecewa dan hilang
semangat perusaahaan itu bangkrut dan semua karyawan diberhentikan.

Satu
lagi saya coba usaha lain dibid Consultan Engineering, dengan mengganti
peruntukan Perusahaan (PT)dari jasa pemborong ke jasa Konsultan. Tapi sial
proses itu memakan waktu dari september 2008 sampai dgn agt 2009. hanya sampai
SK menteri Keh...
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Terakhir Diperbaharui ( Thursday, 18 December 2008 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
© 2010 .:: REFORMASI BIROKRASI ::. The Official Site
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
Recommended sites: Best Web Hosting and Domain Name Registration. Created with Website Builder Software