SEKILAS INFO

  • 02:58 PM Wednesday 10th March, 2010
  • Komentar: ''PERMASALAHAN yang ada di sekitar birokrasi Indonesia tampaknya cukup banyak dan kompleks. Mulai praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), rendahnya tingkat efisiensi, efektivitas dan produktivitas, hingga minimnya pelayanan masyarakat. Padahal, begitu besar tumpuan diharapkan kepada birokrasi. Standar yang Active Imageharus melekat kepadanya juga cukup tinggi, baik nasional maupun internasional.
  • Komentar: ''BIROKRASI jangan dilihat secara parsial. Birokrasi harus dilihat secara komprehensif. Baik struktur, proses yang dibangun, program hingga sumber daya manusianya. Negeri ini mau apa. Membangun negara yang besar, tidak mungkin dengan sentralistik. Tapi melalui otonomi daerah (otda). Ini manajerial. Begitu kita berpikir otda, maka struktur di pusat harus dengan piramida. Bukan piramida terbalik lagi. Organisasi di pusat harus menciut, sedangkan daerah membesar.
  • Komentar: ''SAYA mau menyoroti kondisi birokrasi Indonesia di bidang sumber daya manusia (SDM). Untuk membentuk SDM aparatur, harus dilengkapi infrastruktur yang penting. Pertama, mengenai standar kompetensi jabatan. Ini yang hingga kini masih belum dibangun. Standar kompetensi jabatan yang seyogyanya disusun masing-masing instansi pemerintah tidak pernah dilaksanakan.

Login






Lupa Kata Sandi?
Belum memiliki akun? Daftar

Syndicate

Advertisement


Home
BIROKRASI AWARD
Ditulis oleh Administrator   
Friday, 19 December 2008
BANGKITLAH BIROKRASI  INDONESIA  

Oleh : Siti Nurbaya/Ketua SC IRB-IPJP

Eksplorasi skandal birokrasi sudah dianggap biasa seperti selalu muncul  menghiasi berita-berita surat kabar. Sebaliknya memberikan award kepada jajaran birokrasi mungkin mengundang banyak perhatian. Bisa saja karena skeptisme masyarakat apakah masih ada anggapan yang baik kepada birokrasi, atau karena keingin-tahuan lebih jauh tentang birokrasi award dengan segala latar belakang dan implikasinya. Institut Reformasi Birokrasi Indo Pos - Jawa Pos (IRB-IPJP) akan menganugerahkan Birokrasi Award malam ini yang akan disampaikan oleh Wakil Presiden RI. Penyerahan oleh Wapres cukup relevan mengingat posisi Wapres di masa lalu yang bertanggung jawab atas salah satu fungsi politik eksekutif yaitu kepemimpinan birokrasi serta kegiatan pengawasan. Fungsi itu juga secara tersirat menjadi fungsi Wapres saat sekarang antara lain direfleksikan dengan  peran Wapres dalam TPA (Tim Penilai Akhir),dalam penetapan pejabat eselon I

Terakhir Diperbaharui ( Friday, 19 December 2008 )
Baca lebih lanjut...
 
WAPRES SERAHKAN AWARD UNTUK 8 DIRJEN
Ditulis oleh Administrator   
Monday, 08 September 2008

Active Image

Hasil Penilaian Institut
Reformasi Birokrasi Grup JP

  
   JAKARTA – Kinerja birokrat yang masih banyak dikeluhkan masyarakat membuat prihatin semua kalangan, termasuk Grup Jawa Pos. Untuk itu, kelompok penerbitan surat kabar terbesar di tanah air tersebut memotivasi kinerja birokrat denga memberikan penghargaan kepada pejabat eselon satu dengan berbagai kriteria.
   Selama setahun, tim yang tergabung dalam IRB (Institut Reformasi Birokrasi) Indo Pos dan Jawa Pos mengamati dan meneliti performa kinerja para pejabat eselon satu di seluruh departemen/kementerian dan lembaga pemerintah non-departemen (LPND).Dari seluruh pejabat eselon satu yang berjumlah 500 lebih, IRB mengambil 118 pejabat yang dinilai berada pada pos strategis sebagai objek penelitian. Tapi, di antara jumlah itu, yang bersedia diteliti 91 orang. Mereka kemudian disaring hingga menjadi 31 unggulan  yang performanya secara rutin dinilai oleh empat steering committee (SC) IRB. Yaitu, Siti Nurbaya (mantan Sekjen Depdagri), Hardiyanto (mantan kepala Badan Kepegawaian Negara), Jakfar Hafsah (mantan Dirjen Tanaman Pangan), dan Son Diamar (staf ahli menteri PPN/Bappenas).

Terakhir Diperbaharui ( Friday, 19 December 2008 )
Baca lebih lanjut...
 
'PENGAWAL' REFORMASI BIROKRASI
Ditulis oleh Administrator   
Saturday, 12 June 2004
PERMASALAHAN yang ada di sekitar birokrasi Indonesia tampaknya cukup banyak dan kompleks. Mulai praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), rendahnya tingkat efisiensi, efektivitas dan produktivitas, hingga minimnya pelayanan masyarakat. Padahal, begitu besar tumpuan diharapkan kepada birokrasi. Standar yang harus melekat kepadanya juga cukup tinggi, baik nasional maupun internasional.
Untuk itulah, Institut Reformasi Birokrasi didirikan. Setelah ide ini dicetuskan Chairman Jawa Pos Group Dahlan Iskan beberapa waktu lalu, kini terbentuk lima orang sebagai tim steering committee. Mereka adalah para tokoh ahli dan punya pengalaman konkret di bidangnya. Artinya, mereka pernah jadi birokrat, punya ide-ide besar reformasi birokrasi, tapi tak berdaya ketika hendak menjalankannya. Tentu salah satunya juga yang ahli meski tidak pernah terlibat di dalamnya.
      Mereka adalah Dr Ir Siti Nurbaya Bakar MSc (Sekjen DPD RI), Hardijanto (dosen STIA-LAN Jakarta), Son Diamar (Tenaga Ahli Menteri Bidang Otda Bappenas), Dr Ir Mohammad Jafar Hafsah (Komisaris Utama PT Perkebunan Nusantara VI (Persero), Jambi, Sumatera Barat), dan Prof DR Eko Prasojo (pakar administrasi negara UI). Lantas, apa kata mereka tentang reformasi di tanah air? Apa yang akan mereka lakukan di lembaga ini? Berikut ini penuturannya kepada wartawan Indo Pos, Ariyanto.
Terakhir Diperbaharui ( Thursday, 18 December 2008 )
Baca lebih lanjut...
 

Polling

Bagaimana Tanggapan Anda terhadap kondisi Birokrasi saat ini?
 

Waktu Saat Ini

Pengunjung

Selamat Datang di Website Kami

Komentar Pengunjung

Latest Message: 3 hours, 54 minutes ago
Sound:
© 2010 .:: REFORMASI BIROKRASI ::. The Official Site
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
Recommended sites: Best Web Hosting and Domain Name Registration. Created with Website Builder Software